sapa

ada sapa dalam setiap temu, meski akhir tak selalu bertemu rindu

26.2.12

selasar rindu

diselasar rindu kita bertemu
memperbincangkan semut semut yang terjebak dalam hujan
daun basah dan kering pun
tak dikubris, tak teriris
orang orang menggema namamu diserap akar pohon
    yang tertanam,
    yang nampak,
    atau bahkan yang menggantung
nyamuk nyamuk menemani canda dari setiap cibiranmu
    tentang air,
    tentang tanah,
    tentang udara,
    atau bahkan tentang api
beberapa lainnya membopong luka luka
    pada jiwa,
    pada nurani,
    atau bahkan pada iri hati
kami berjaga saling menjaga,
    dari nafsu,
    dari amarah,
    atau bahkan dari gelisah yang mengarah
diselasar rindu kita berpisah
menjadi kenangan,
    yang mengenang dalam angan



bumi siliwangi
10.23
201010

Tidak ada komentar:

Posting Komentar