sapa

ada sapa dalam setiap temu, meski akhir tak selalu bertemu rindu

11.2.18

Dimensi

Suatu ketika
Waktu membawaku pada sebuah dimensi
 yang lenuh dengan warna, tawa, dan aroma kehangatan yang terpencar dari setiap sudutnya
Aku disambut ledakan kegembiraan yang menumpah
Di dimensi itulah, ku temukan senyumku yang telah lama hilang
Senyum yang lantas kemudian tak bertuan sejak lama kutinggalkan

Lalu sebuah badai datang

Hujan menarikku pada dimensi yang lain
Dimensi tergelap dan tersempit yang pernah aku datangi
Tiada sambutan, hanya keheningan yang menakutkan
Tiada satupun cahaya dan suara
Hening
Gelap
Setiap harinya hujan ratapan turun, menggerayangi setiap inci dari mata dan pipiku
Dimensi yang mengerdilkanku dan membuatku tersudut dalam tepi yang tak berujung

Adakah cara lain?

Cara yang sama seperti saat aku datang ke dimensi yang pertama

Adakah cara lain?

Cara yang bisa membuatku pergi dari dimensiku yang pertama


Adakah cara lain?

Selain aku tertunduk pasrah dan lari tiada henti di dimensiku yang baru

Adakah cara lain?

Selain aku mati tanpamu



14 Januari 2018
2.05

Tidak ada komentar:

Posting Komentar