sapa

ada sapa dalam setiap temu, meski akhir tak selalu bertemu rindu

20.6.13

MAHAMERU

Malam menelusup menggerayangi rimba raya yang tercengang ditelik oleh dingin
Angin bergelayut, memaksa canda lebih diam dari kata, dan aku menjadi kelu
Hutan seakan menjadi potret kekerdilan diri, dan mengubur semua ego yang sebelumnya berparasit pada diri
Aku, merangkak perlahan keluar dari keluh, menjabat erat semua lengan Tuhan yang menyodorkan berbagai pertolongan
Mengapa akhirnya aku sanggup? karena memang seharusnyalah aku sanggup. karena tak ada yang seharusnya tidak bisa disanggupi, kecuali melawan takdir
Entah berapa lama lagi kaki ini akan berpijak pada dinding tanah yang tua
Rumah rumah Tuhan telah disediakan disana. entah dikasur yang empuk, tanah yang lapang, laut yang dalam, atau sungai yang panjang
Untuk itulah, aku tak akan berhenti melangkahkan kaki dengan terus menyebut namaMu. terlebih disini. disebuah rumah bernama MAHAMERU.


MAHAMERU
Kereta Kahuripan 
Kediri - Yogyakarta
19 November 2012
17.33
Khair Lazuardi

2 komentar: