sapa

ada sapa dalam setiap temu, meski akhir tak selalu bertemu rindu

1.5.13

kepada seseorang


untuk kali ini izinkan aku berbicara.
aku akan mengatakan sesuatu tentang rasa.
pernahkah seseorang merasa takut pada sebuah rasa?
padahal kita semua tahu bahwa takut itu adalah rasa.
tapi ini lain.kamu merasa takut pada apa yang kamu rasa.
kamu takut merasa takut.kamu takut merasa sedih.terlebih kamu takut merasakan rasa cinta.
ya rasa.
sebuah getaran yang Tuhan ciptakan untuk membuat manusia berhubungan satu sama lainnya.
dan kali ini aku akan bercerita.tentang ketakutanku pada sebuah rasa.

cinta.
aku yakin semua orang sangat menginginkan perasaan ini.
perasaan yang dipenuhi energi positif yang dapat menimbulkan efek bahagia.
tapi tidak denganku.
sejak lama aku takut pada sebuah rasa.dan rasa itu adalah cinta.
aku selalu takut saat mulai menyukai seseorang,dan kemudian rasa itu timbul menjadi sebuah cinta.
sampai hari ini,aku masih merasakannya.
aku takut jika suatu hari aku akan kehilangan.aku takut jika cinta yang ku maksud ternyata sebuah perasaan yang salah.aku takut ayah dan ibu akan marah.semua rasa takut itu berkecambuk dalam sukma.


ketika aku mulai tertarik pada seseorang.aku merasakan bahwa rasa itu lah yang ingin ku miliki.dan berharap rasa tersebut dimiliki juga oleh orang yang ku maksud.
tapi nyatanya.saat rasa itu timbul pada orang tersebut.aku merasa takut.aku takut akulah yang mempengaruhi rasa itu.aku takut bila akhirnya aku tersakiti.aku takut bila akhirnya aku yang menyakiti.

beberapa orang pernah mengatakan padaku bahwa mereka menyukaiku.atau hanya mengagumiku.tapi aku tidak seperti wanita lain yang akan merasa senang diperlakukan seperti itu.sebaliknya.aku takut.
orang orang itu tidak menyadari bahwa sebenarnya aku telah menerima sinyal itu sejak lama.tapi aku memilih untuk bersikap biasa.karena apa?aku takut berlebihan dan kemudian menyakitinya.

dan untukmu Tuan.
kamu pernah mengatakan itu padaku.tepat saat kau menemukan dia.kau bercerita dengan penuh bersemangat bahwa kau menemukan wanita yang tepat.tahukah?saat itu aku merasa tenang dan bahagia.entahlah.tapi itu yang ku rasakan.dan kemudian lama kita tak berjumpa.kau kembali datang menemuiku saat kau sedang di rundung masalah.tahukah?aku selalu merasa takut jika permasalah itu berawal dari ku.mungkin aku terlalu percaya diri.tapi itu yang ku rasakan.maaf jika terlalu lancang ku bicarakan.dan sampai saat ini, aku masih meneguhkan hati untuk memilih.untuk menentukan apa yang terbaik untutkku.
bukan aku tak percaya.tapi aku takut,jika sebenarnya rasa ini justru salah.karena aku selama ini menganggapmu sebagai seseorang yang lain.seorang kakak yang menegur adiknya ketika salah.seorang kawan yang selalu hadir saat sedang senang mau pun bersedih.dan sebagai seseorang lain yang entah harus ku namakan apa.

sampai saat ini.aku belum mau menentukkan pilihan.siapapun itu.karena aku madih merasa takut.itu yang nyatanya terjadi padaku.

maaf Tuan.
dan inilah jawabanku.silahkan kau simpulkan.
dan satu hal yang harus kau ingat.aku tidak ingin membuat siapapun tersakiti.



bandung,  1 mei 2013
13.24
kalut dan takut

Tidak ada komentar:

Posting Komentar